Surat Untuk Dewi ‘Dee’ Lestari

“Untuk Blog Contest Mizan.com”

            Mbak Dewi Dee Lestari yang terhormat,

Perkenalkan, saya hanya salah satu dari sekian banyak manusia yang ada di Indonesia yang mengagumi karya – karya mbak Dewi yang spektakuler dan sangat terkenal.

Kita semua sadari. Tidak banyak orang yang mampu membuat karya sastra khususnya  novel yang luar biasa seperti mbak Dewi. Bisa dibilang 1 berbanding 1000. Lihatlah di toko – toko buku di seluruh tanah air, banyak sekali buku yang berkaparan dan tidak terjamah oleh pengunjung yang datang. Adalah suatu keberuntungan, jika sebuah buku dan novel yang ditulis oleh penulis, sastrawan, atau novelis menjadi karya spektakuler yang selalu diburu dan dinanti – nantikan oleh pembaca. Ini merupakan hal yang selalu didambakan banyak penulis.

Tapi sayang, mimpi ini akan sirna jika menyadari ternyata karya yang telah mereka buat sama sekali tidak menarik minat pembaca. Mengapa bisa demikian?

Apa sebenarnya yang dimiliki oleh penulis hebat?

Apa yang berbeda dari tiap karya yang dilahirkan oleh penulis – penulis di seluruh dunia?

Mengapa hanya beberapa gelintir saja yang disukai oleh orang – orang?

Sementara sisanya terbuang, tersisihkan, bahkan tidak terjamah sama sekali?

Bukankah setiap penulis itu sama saja?

Mereka sama – sama mempunyai ide untuk menulis?

Tapi apa yang membedakannya?

Itu semua adalah hal yang harus dicari oleh penulis yang bermimpi untuk menjadi penulis hebat. Bukan untuk menyerah dan pasrah akan sulitnya menggapai mimpi. Belajar dan berusaha terus adalah kunci utamanya.

Salah satu cara belajar terbaik adalah belajar dengan orang yang telah menjadi yang terbaik. Mbak Dewi mungkin salah satunya, yang dapat memberikan sedikit ilmu bagi setiap penulis yang bercita – cita menjadi penulis hebat seperti Mbak. Kiranya, Mbak Dewi bisa membagi sedikit pengalaman dan “rahasia” dibalik setiap karya sukses yang dilahirkan Mbak Dewi.

Semoga itu nantinya bisa menjadi “pelajaran yang sangat berharga” bagi siapa saja yang melihat “rahasia” yang dimiliki Mbak Dewi Lestari, terkhusus bagi mereka yang menekuni profesi menulis. Dan bagi saya sendiri, belajar akan kesuksesan orang lain adalah hal yang paling bermakna dalam hidup saya.

Salam

Tommy Putra Armada

Untuk: Mizan.com

Play Old Games, It’s better

When I get bored, the best solution is playing games. At previous time, when I was  still high schooler, playing games was the important thing for me, it bacame essential need for my daily life,hahaha. No day if no games. Games made me addictive with them. But nowadays, I feel like a foolish man to play games. No time for that dull thing.

No more games, first time it made me frustrating. But day by day passed, I accustomed to it. I could pass my daily life with no game. haha

And now I get bored again, this time I really need to refresh my brain. Game is the really solution. What game? We must made the best use of it. Playing game also studying something. Yeah, a little educate game. And also simple, not too exhausting us. Really, this is my solution:

I search on internet for this game. This is interest game. Like other Maxis games, this is the simulation game. You can learn something when you play this game. You can learn how to manage the town, and other things. Why must this old game? It because my PC is still low res..ahahaha Playing this game doesn’t make my PC work too hard.

Do you want to try it too? Happy playing folks!!!

2011 will over soon

10 months have passed. It’s time to the new year again, so fast, isn’t it? But the most important thing is “have you chase all of your wish in this year? your goal? or maybe your dream?” For me, really… there’s just a bit of goal which I get till this time. There are many more, and I have no time to chase them all for this end of year. So, I think I will continue in next year. But I will push my self to do the best for the rest of this time.
The first thing we must do at the end of year is evaluate what we have done for the long time. And it can be our guide for the next year. Hope we can do better.

But really, the most lucky man in the world is the most benefit man for humanities. For myself, this is the true dream to chase. Amin.

Omong Kosong

Mereka tertawa, lucu dan sangat memuakan

Tapi, bola hitam berbalut gelas putih yang bersih itu tak pernah berkata dusta

Apa yang disembunyikan dari hati yang tertutup

Rapat di dalam jurang dan lembah kegelapan

“Mungkin terlihat bual dan gombal”

Tapi akuilah teman, apa yg engkau rasakan itu

-SAMA-

“Itu jujur bukan”

“Aku hanya meluapkan kejujuran pada dunia yang telah mengelam dengan semua omong kosongnya”

-Sama sepertimu, sama seperti sinar bola hitammu-

Maaf untuk Sahabat

“Coba ceritakan pada orang yang kau percaya”

“Ha? Aku bahkan tidak percaya pada seorangpun, kecuali keluargaku”

“Kau benar – benar gila, lalu bagaimana dengan teman – temanmu?”

“Ya, mereka semua sahabatku, memang sahabat, tapi tak satupun dari mereka yang membuatku mempercayainya”

“Aku?”

“Bahkan kau pun….”

“Oke, aku mengerti”

Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.