Alangkah Mudahnya Melakukan Penggalangan Dana Online dengan Marimembantu.org

Alhamdulillah, begitu banyak kemudahan yang diberikan Allah SWT di zaman sekarang untuk kita berbuat baik dan beramal shaleh. Walaupun kemajuan zaman sering dinobatkan sebagai penyebab utama kerusakan anak bangsa, namun faedah positifnya sangat membantu kita untuk lebih banyak berbuat kebaikan. Kemajuan apapun dalam kehidupan selalu memberi dampak baik dan buruk, individu yang menggunakanlah yang bertanggung jawab penuh dalam penggunaannya.

Kemajuan zaman membuat kita lebih mudah dalam membayar zakat maupun bersedekah, salah satu media online dimana kita dapat melakukannya yaitu Lembaga Zakat Dompet Dhuafa. Jika kita termasuk orang yang sibuk dan mungkin tidak diberi Allah SWT banyak waktu untuk langsung terjun ke lapangan demi membantu sesama, kita dapat memanfaatkan media ini untuk merealisasikan niat baik yang telah lama ingin kita lakukan itu. Kita tidak perlu pergi dari rumah atau kantor untuk bersedekah ataupun membayar zakat, semua itu dapat kita titipkan pada Lembaga Zakat Dompet Dhuafa.

Begitu Mudah sedekah secara online dengan Marimembantu.org. Kemudahan ini harus kita manfaatkan secara maksimal. Semakin mudah berbuat kebaikan, maka seharusnya semakin banyak pula amalan yang kita lakukan. Semoga kita, khususnya untuk saya pribadi , tergerak hati, pikiran serta raganya untuk senantiasa beramal shaleh dengan bersedekah, demi mengharap keridhaan Allah SWT, amin.

Jakarta Itu Aneh!

Zaman sekarang ini kita bisa dengan mudah tahu apa saja yang kita inginkan, inilah zaman internet. Mau tahu kabar teman di luar negeri, tinggal buka jejaring sosial, mau tahu kabar negara luar tinggal buka situs-situs berita internasional, mau tahu apa saja mudah sekali. Nah, mau tahu kabar Jakarta juga gampang, mulai dari penduduk, ekonomi, transportasi, politik, ini yang paling panas saat ini, kebetulan beberapa minggu yang lalu Jakarta sudah melakukan Pilkada putaran pertama, dikatakan putaran pertama karena belum ada pemenang mutlaknya, kita tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya di putaran kedua, yang jelas kita semua mengharapkan pemimpin yang terbaik untuk rakyat Jakarta, tidak peduli orang dari mana, seperti apapun orangnya, bekumis atau jenggotan atau tidak kedua-duanya, yang penting amanah dan tahu posisinya sebagai pemimpin, bukan sebagai pemanfaat keadaan. Yak, yang pasti informasi bisa dengan mudah kita dapat saat ini.

sumber: http://tempo.co/

Bicara soal Jakarta, kebetulan saya ini bukan orang Jakarta, tapi pernah sekali kesana, itu pengalaman pertama yang cukup berkesan. Pengalaman berkesan itu dimulai saat menuruni kapal di Pelabuhan Merak. Menuju jalan tol dan memasuki Jakarta. Begitu lepas dari bibir tol, pemandangan dasyat mulai terlihat, ada ribuan mungkin sampai puluhan ribu kendaraan yang memadati jalanan kota, karena ini pengalaman pertama, hal tersebut dibawa seru-seruan saja. Untunglah kemacetan tidak begitu lama, sekitar 2-3 jam mobil bisa berjalan dengan nyaman lagi. Pemandangan kota metropolitan memang cukup dasyat, tidak ada kota lain di Indonesia yang memiliki gedung-gedung pencakar langit yang sangat banyak seperti di Jakarta, jalan-jalan yang berlapis-lapis juga menambah indah pemandangan kota, namun tidak sedikit pula rumah-rumah kumuh menghiasi dataran Jakarta, semuanya hidup berdampingan, kesenjangan terhebat yang pernah saya lihat. Mobil-mobil mewah menghiasi jalanan Jakarta, gerobak tua pun tidak jarang terlihat melintas, ini fenomena yang sangat memprihatinkan di benak saya. Continue reading

Berbekal Notebook Kecil & Internet Pas-pasan

Back to 1970’s, remember the memories? I don’t think so, cause you and I really don’t know and feel the day that time.

Yeah, tahun 70an, boro – boro mau mengingat masa – masa di jaman itu, lahir aja belon, ngawur ah. But, dengan kemajuan teknologi dan sedikit usaha, hari gini kita bisa dengan mudah tahu sampai ke akarnya apa saja yang telah terjadi di masa itu, peristiwa – peristiwa bersejarah, dan lain lain. Cukup siapin laptop/pc/handphone trus hubungin ke internet, dunia sudah ada di genggaman kita. Inilah teknologi yang kian hari kian mengerti dan memudahkan segala urusan manusia.

Sentuhan teknologi telah merambah pada setiap segi kehidupan manusia tanpa terkecuali. Di zaman sekarang, tidak ada yang tidak hidup berdampingan dengan teknologi, kita telah candu dan sangat bergantungan padanya. Bayangkan jika dalam satu hari kita tidak menyentuh telpon selular, tidak menyalakan tv, tidak menggunakan transportasi canggih, tidak bekerja dengan komputer, bayangkan apa yang terjadi jika kita kembali ke zaman 70an, dimana semua pergi bekerja dengan kendaraan seadanya, bahkan berjalan kaki, setiap orang harus mengirim surat yang sampainya bisa berbulan – bulan hanya untuk menanyakan kabar saudara yang ada di daerah tetangga, bayangkan para karyawan harus membuat dokumen dengan mesin tik yang jika ada setitik kesalahan maka pekerjaan harus dimulai lagi dari awal. Imagine it. Continue reading

Terima Kasih Para Pendemo

Satu – satunya barisan pro rakyat yang murni dari hati nurani tanpa sedikitpun bias – bias kepentingan individu atau kelompok ialah “Barisan Pendemo Mahasiswa.” Kita telah melihat dengan jelas bagaimana mereka mengerahkan segenap semangatnya demi memperjuangkan dan membela hak rakyat. Tanpa peduli akan keselamatan sendiri, mereka maju dengan gagah berani. Terkadang, aksi mereka dipandang sebelah mata sebagai bentuk kebodohan para intelektualis. Aksi – aksi anarki yang selalu menghiasi jalannya demonstrasi menjadi sorotan utama atas ketidakcerdasan para mahasiswa dalam bertindak, padalah itulah senjata terakhir demi menyuarakan jeritan rakyat yang tersiksa. Apa mau dikata, ibarat membunyikan percon di dalam kaleng, anarkisme adalah bentuk nyata suatu sikap yang selalu “diacuhkan” dan dianggap “remeh” oleh mereka yang berkuasa.

Pada teorinya, memang tidak ada yang menginginkan demonstrasi berjalan ricuh, penuh kekerasan dan anarkisme. Pun andaikata “mereka para elite” lebih peka menghadapi protes dan suara aspirasi yang telah meledak, semua hal buruk itu tidak mungkin akan terjadi. Tapi kenyataannya memang tidak, sehingga hal seperti inilah yang terjadi.

Begitu mengerikan untuk berada di sana, di saat semua bagaikan medan peperangan. Tapi tanpa henti mereka terus bertahan bahkan berani melawan. Entah apa yang merasuki mereka saat itu. Yang pasti kemarahan dan kekesalan yang tidak tertahankan lagi telah mereka luapkan dengan aksi – aksi buruk itu. Bagaimana intelektualitas yang mereka miliki? Bukankah mereka adalah kaum terpelajar yang tidak seharusnya melakukan hal – hal tersebut. Bukankah mereka harus lebih berdiplomasi dan bernegosiasi secara damai?

Inilah bentuk “hati nurani” yang telah menyingkirkan semua “teorema intelektual.” Mereka membuang semua embel – embel “terpelajar” dan semua atribut yang tegas melarang mereka berbuat buruk. Tapi sekali lagi, berterima kasihlah kepada mereka. Mereka rela menjatuhkan semuanya, meruntuhkan harga diri sebuah intelektual hanya “demi memperjuangkan rakyat.” Mereka sungguh pahlawan Indonesia. Hanya demi rakyat.

Mereka korbankan jiwa dan darah mereka.

Sungguh, demi rakyat…

Tidakkah kita berterima kasih pada mereka? Seandainya mereka tidak ada, siapa lagi yang dengan lantang akan berada di garis paling depan murni demi rakyat? Siapa yang bisa dipercaya di zaman penuh kepentingan seperti sekarang ini?

Sekali lagi kuucapkan, “terima kasih para pendemo…” 

 

Siapapun Bisa Memulai Bisnis Online

            Seiring perkembangan zaman, teknologi pun semakin berkembang. Kebutuhan manusia terus meningkat tajam hari demi hari, akses pertukaran informasi pun semakin diperlukan. Internet sebagai salah satu media pertukaran data dan informasi adalah hal yang tidak bisa dilepaskan oleh hampir seluruh manusia yang menghuni dunia. Seluruh dunia telah terkoneksi dengan sangat cepat dan instan.

            Internet menjadi suatu kebutuhan pokok yang tidak terpisahkan dalam kehidupan modern. Setiap manusia memanfaatkannya untuk kepentingan masing – masing. Dunia industri dan bisnis pun tak luput dalam optimalisasi pemanfaatan internet. Pemasaran kini telah menggunakan media ini sebagai jembatan untuk menghubungkan produk mereka dengan para calon konsumen. Namun, bagi sebagian orang yang masih awam, internet bukanlah hal yang istimewa. Continue reading

Surat Untuk Dewi ‘Dee’ Lestari

“Untuk Blog Contest Mizan.com”

            Mbak Dewi Dee Lestari yang terhormat,

Perkenalkan, saya hanya salah satu dari sekian banyak manusia yang ada di Indonesia yang mengagumi karya – karya mbak Dewi yang spektakuler dan sangat terkenal.

Kita semua sadari. Tidak banyak orang yang mampu membuat karya sastra khususnya  novel yang luar biasa seperti mbak Dewi. Bisa dibilang 1 berbanding 1000. Lihatlah di toko – toko buku di seluruh tanah air, banyak sekali buku yang berkaparan dan tidak terjamah oleh pengunjung yang datang. Adalah suatu keberuntungan, jika sebuah buku dan novel yang ditulis oleh penulis, sastrawan, atau novelis menjadi karya spektakuler yang selalu diburu dan dinanti – nantikan oleh pembaca. Ini merupakan hal yang selalu didambakan banyak penulis. Continue reading

Play Old Games, It’s better

When I get bored, the best solution is playing games. At previous time, when I was  still high schooler, playing games was the important thing for me, it bacame essential need for my daily life,hahaha. No day if no games. Games made me addictive with them. But nowadays, I feel like a foolish man to play games. No time for that dull thing. Continue reading