Berbekal Notebook Kecil & Internet Pas-pasan

Back to 1970’s, remember the memories? I don’t think so, cause you and I really don’t know and feel the day that time.

Yeah, tahun 70an, boro – boro mau mengingat masa – masa di jaman itu, lahir aja belon, ngawur ah. But, dengan kemajuan teknologi dan sedikit usaha, hari gini kita bisa dengan mudah tahu sampai ke akarnya apa saja yang telah terjadi di masa itu, peristiwa – peristiwa bersejarah, dan lain lain. Cukup siapin laptop/pc/handphone trus hubungin ke internet, dunia sudah ada di genggaman kita. Inilah teknologi yang kian hari kian mengerti dan memudahkan segala urusan manusia.

Sentuhan teknologi telah merambah pada setiap segi kehidupan manusia tanpa terkecuali. Di zaman sekarang, tidak ada yang tidak hidup berdampingan dengan teknologi, kita telah candu dan sangat bergantungan padanya. Bayangkan jika dalam satu hari kita tidak menyentuh telpon selular, tidak menyalakan tv, tidak menggunakan transportasi canggih, tidak bekerja dengan komputer, bayangkan apa yang terjadi jika kita kembali ke zaman 70an, dimana semua pergi bekerja dengan kendaraan seadanya, bahkan berjalan kaki, setiap orang harus mengirim surat yang sampainya bisa berbulan – bulan hanya untuk menanyakan kabar saudara yang ada di daerah tetangga, bayangkan para karyawan harus membuat dokumen dengan mesin tik yang jika ada setitik kesalahan maka pekerjaan harus dimulai lagi dari awal. Imagine it.

Kita yang terlahir di zaman millennia sungguh tidak sanggup membayangkan jika harus kembali ke masa lalu, dimana semua kemajuan teknologi sangat minim. Para orang tua kita mungkin akan tertawa melihat kita yang ngeri saat mendengarkan cerita masa lalu mereka. Betapa tidak, sungguh merekalah orang – orang yang menjadi saksi perubahan zaman kuno ke digital. Mungkin kita juga sedikit meresakannya, namun tidak begitu berarti, karena saat itu kita baru tumbuh.

Wajar jika banyak orang tua yang kuno dan gaptek teknologi, sangat berbeda pada generasi kini yang tumbuh dengan gelimang teknologi. Kita mungkin tidak heran lagi melihat balita yang memainkan tablet, pc, dan tidak jarang pula kita melihat mainan masa kecil kita dulu seperti congklak, klereng, atau bahkan sekedar suit hompipa telah terlupakan oleh anak – anak masa kini. Mereka lebih asyik memenuhi warung internet, playsation, game zone daripada permainan kuno itu.

Inilah era digital, dimana ke-instant-an adalah hal pokok dalam segala urusan. Terlepas dari baik buruknya, instant tentu lebih efesien dalam hal waktu, kita bisa menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat. Pekerjaan yang dahulu membutuhkan waktu tahunan dapat diringkas dalam hitungan bulan. Semua berkat otomatisasi era digital.

Jika dulu para pelajar, mahasiswa, guru / dosen, serta kalangan peneliti harus bersusah payah untuk belajar dan mencari bahan pelajaran hingga menyebrangi lautan, kini hanya hitungan detik, semua materi pelajaran yang diperlukan bisa detemukan

Teknologi menciptakan trend dan pola kehidupan yang baru bagi kita. Kehidupan lazim di masa kini adalah ketidakmungkinan bagi masa lalu, namun impossible is nothing, hanya Allah SWT yang berkuasa atas dunianya dan yang terjadi maka terjadilah. Kita juga tidak bisa menebak masa depan yang sudah diiming – iming sebagai zaman teknologi super dasyat. Who knows?

Inilah kita, generasi yang tidak terlepas dari dunia digital. Masa kejayaan analog telah runtuh dan tergantikan pada teknologi digital yang lebih praktis dan serba cepat. Digitalisasi membuat hidup kita lebih mudah, setiap orang bisa menjadi professor atau sebaliknya menjadi mafia besar dengan memanfaatkan era digital ini. Tergantung bagaimana kita menggunakannya, untuk hal positif atau negatif, mau jadi malaikat atau setan bisa dengan mudah kita lakukan di era ini.

Bayangkan jika semua penduduk sebuah negara memanfaatkan penuh teknologi digital dengan tujuan positif. Seluruh pelajar, mahasiswa, guru , dosen dan kalangan akademik manapun memanfaatkan teknologi digital dalam keseharian pembelajaran mereka. Mereka dapat dengan mudah mencari “segala hal” yang ingin mereka pelajari dengan internet. Internet dapat menjadi sumber ilmu bagi segala kalangan baik pelajar, seniman, musisi, manager, pengusaha, pekerja, petani, peternak dan semua profesi lainnya. Ditambah dengan tools digital yang dapat mereka gunakan dalam usaha mereka semakin menambah produktivitas dari apa yang mereka lakukan.

Seluruh nusantara harus melek dan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini demi kemajuan mereka dan bangsa Indonesia. Jangan jadi bangsa gaptek dimana orang – orang terus menciptakan penemuan baru sementara kita masih menggunakan cara 70an. Kira sudah masuk ke abad 20 dengan segala kecanggihan teknologi. Manfaatkan apapun yang kita miliki dirumah untuk menghasilkan karya yang hebat, walaupun kita cuma punya notebook kecil dengan koneksi internet pas – pasan, tidak masalah, manfaatkan itu dengan maksimal. Yakinlah bahwa di tengah kekurangan itulah kita dapat menjadi yang terbaik melebihi mereka yang serba bergelimangan.

Maka dapat dengan mudah kita menebak arah bangsa ini akan berputar. Secara pasti menuju kejayaan dan kemerdekaannya. Bangsa ini akan menjadi mandiri tanpa perlu turut campur tangan bangsa lain yang ujung – ujungnya ingin menjajah, memeras dan melucuti kekayaan negeri ini. Kemandirian dan kebebasan kita dari intervensi bangsa lain dimulai dari diri kita masing – masing. Setiap penduduk harus bekerja keras sesuai profesinya masing – masing, tidak perlu mengandalkan pemerintah yang lamban dan korup, kita harus bertindak sesuai hati nurani sendiri ke arah kemajuan diri yang pasti akan berimbas bagi kemajuan bangsa secara menyeluruh. Saatnya kita memanfaatkan era baru ini, segala kecanggihan digital harus kita maksimalkan dengan penuh. Terserah apapun yang kita punya saat ini, manfaatkan! Walaupun itu  hanya notebook kecil dan internet pas – pasan.

2 thoughts on “Berbekal Notebook Kecil & Internet Pas-pasan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s