Bintang Jatuh

Bintang jatuh lagi. Bintang jatuh lagi. Haha Mungkin kejadian ini sudah lama dan sudah kardaluwasa, tapi sayang juga kalau tidak diabadikan. Fenomena melihat bintang jatuh adalah hal yang tidak asing pada negara negara dibelahan bumi utara dan selatan (negara subtropis). Tapi untuk negara Indonesia, penampakan bintang jatuh cukup jarang. Saya pun belum pernah sekalipun melihat bintang jatuh. Sampai akhirnya hari itu tiba. Walaupun cuma satu bintang yang dilihat, tapi itu adalah waktu yang sangat berharga.

Awalnya cuma jalan jalan di Blognya treante dan melihat artikel terbarunya. Isinya adalah sebuah informasi yang sangat berharga, yaitu bahwa “pada tanggal 13 Desember malam menjelang dini hari dan pada tanggal 14 malam menjelang tengah malam” akan ada hujan meteor.

Wah, shock juga saat mendengar info itu. Segera mempersiapkan diri untuk tanggal 13 dan 14 Desember. Mempersiapkan tempat yang pas, dan membuat alarm 1 jam sebelum fenomena terjadi.

Hari H

Saat waktu yang dinanti nanti tiba, segera keluar rumah. Cuaca saat itu benar benar tidak mendukung. Malam itu penuh awan mendung, karena sorenya hujan lebat. Tapi walaupun mendung, sesekali bintang bintang akan muncul juga.

“Pasti ada celah” cuma itu yang ada dibenaku saat itu. Bahwa aku tidak akan menyerah begitu saja.

Seluruh sudut langit dipandangi, bagian langit yang terbuka sangat sedikit, hampir 60% tertutup awan. “Tidak jadi masalah” pikirku.

Terus saja menatapi bintang. Hingga waktu terus berputar dan berputar. Keluar rumah pukul 11.45pm, dan menurut blog… star shower akan dimulai pukul 00.10am.

Tapi sekarang sudah pukul 00.35am, sudah tidak mungkin muncul lagi. Tapi entah mengapa aku tidak mau menyerah begitu saja, terus menunggu dengan kepala menghadap langit, “pegal.”

Entah ratio bintang apa saat itu, langit tidak begitu jelas terlihat, sebagian tertutup awan.Sekitar 12.47am. Aku sudah mulai berencana untuk kembali kerumah. Tapi, tetap akan menunggu sampai satu saja ada bintang yang jatuh.

Mungkin bisa dibilang beruntung juga, dan perjuangan itu tidak sia sia juga. Kira kira beberapa menit kemudian, sebuah bintang meluncur seolah burung putih yang terbang cepat. Melesat dan menghilang. Pertama terasa biasa saja, lalu terkejut dan cukup shock.

“Ha?ada bintang yang jatuh?” Mungkin karena sudah cukup lelah, kesan yang muncul tidak begitu terasa. Tapi, akhirnya aku melihat bintang jatuh juga. Satu bintang sudah cukup bagiku saat itu. Lalu aku kembali kedalam rumah, tidur dan menutup hari.

Esok malam juga akan muncul fenomena bintang jatuh, tapi malam itu hujan. “Mustahil muncul” ya karena langit pasti 100% tertutup awan gelap. Hanya bisa tidur dan menutup hari di malam itu.

21 thoughts on “Bintang Jatuh

  1. Saya juga pernah liat bintang jatuh. Tapi cuma 1x juga.😀
    Secara ga sengaja pas nginep di rumah teman, sambil ngobrol truz mandang ke langit. Tau2nya ada bintang jatuh. Hehehe Kebetulan yang asyik!

  2. pagi ji, pa kabarnya?🙂
    aku pernah liat bintang jatuh ji, nah saat itu aku ngucapin keinginan, yg kata orang kalo liat bintang jatuh sambil ngucapin apa yg kita inginkan maka keinginan itu akan terkabul. dan memang apa yg aku inginkan itu akhirnya tercapai.

  3. Kami juga mendengar hal itu Ji …
    Dan you know what …???
    Bunda (istri saya) … sampe beli teropong lho …
    saking pengen liatnya …
    Cuma yang dibeli bukan teropong bintang … tapi binocular (yang untuk berburu itu)
    hahaha …

    Yang jelas … kami akhirnya memang tidak bisa melihat “hujan meteor”itu …

    Salam saya

  4. wah, sempet juga dengar kabar tentang bintang jatuh itu Mas Aji,
    namun khan cuacanya mendung, mana mungkin bisa lihat ya.
    Sampai seumur gini, bunda belum pernah sekalipun lihat bintang jatuh,
    beruntung ya yg pernah lihat.
    salam.

  5. hehehe.
    penantian bang Ajikinai berbuah manis. ada bintang jatuh nongol juga.

    saya juga pernah lihat, pada Juli 2006.
    waktu itu saya ada di daerah pegunungan.

    pas malam dan nengok ke langit melihat bintang-bintang, eh beberapa saat kemudian lewat deh bintang jatuh. hanya 1 detik, atau bahkan kurang dari itu durasi kemunculannya.

    emang katanya di tempat tinggi, bisa lebih berpotensi melihat bintang jatuh😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s