Berjalanlah…

Ada seorang pemuda yang sedang berlibur di luar negeri.  Tidak lain karena ingin merasakan keindahan kota yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Suatu sore,  ia berjalan jalan mengentari kota. Jauh sudah ia berjalan, iapun lelah, tetapi kakinya tidak mau berhenti berjalan karena kesenangannya akan menikmati pemandangan sangat kuat, melebihi rasa lelah yang ia alami.

Sesampainya di suatu tempat yang disana ramai orang bersantai, iapun mencoba ikut bersantai, ia berhenti dan mengistirahatkan kakinya. Ia melihat lihat kesana kemari sambil tersenyum riang. Ia memandangi orang orang yang sedang asik dengan jalan jalannya, sama seperti dirinya. Lalu ia terpaku pada satu pemandangan.

Seorang nenek nenek yang sedang duduk sendirian dengan tubuh yang sangat segar bugar. “Agak aneh,” pikirnya. Ia pun mendekati nenek tersebut. Ia menyapa ramah, nenek pun membalas dengan gembira. Ia berbincang dengan nenek itu. Lalu ia menanyakan usia nenek tersebut. Dan sangat kaget si pemuda begitu mendengar usia nenek tersebut.

Ternyata nenek itu telah berusia 98 tahun. Sebuah umur yang sangat luar biasa, hampir satu abad. Ia tertegun mendengarnya, bukan hanya umur, secara fisik nenek tersebut sangat luar biasa, masih segar bugar. Tanpa pikir panjang pemuda itu langsung menanyakan pola hidup apa yang telah nenek itu lakukan semasa hidupnya. Nenek tersebut diam dan tersenyum. Lalu pelan ia bersuara,

Wahai anak muda, semenjak kecil aku sudah membiasakan diriku untuk berjalan lebih jauh dari hari kemarin…Jika kemarin aku berjalan seratus meter maka hari ini aku akan berjalan dua ratus meter… Itulah hal yang telah aku lakukan hingga saat ini…

Sebuah masukan untuk kita semua.

Apa yang telah nenek itu lakukan semasa hidupnya merupakan palajaran yang sangat berharga. Bahwa kesehatan tidaklah harus dibeli dengan mahal. Hal yang sangat sederhana dan terlupakan oleh kita semua.

“Berjalan Kaki”

(Disini penulis bukan bertujuan agar kita mengikuti jejak si nenek, tapi setidaknya kita semua mau berjalan kaki, walau cuma beberapa meter. Dan semoga dengan berjalan kaki kita  bisa berumur panjang, seperti nenek tersebut)😀

19 thoughts on “Berjalanlah…

  1. nasihat yg sangat baik, ibu mertua sayapun meninggal dunia pd usia 89 thn dlm keadaan masih sehat dan memang semasa beliau hidup, tdk pernah berpangku tangan, segala sesuatu yg masih bisa dikerjakan sendiri, pasti akan dikerjakan, sangat jarang meminta tolong, walau pd pembantu sekalipun.
    memang benar, banyak bergerak akan membuat kita tetap sehat.
    terima kasih sudah mengingatkan, Mas Aji.
    salam.

  2. Jadi ikut termotifasi untuk ikut berjalan, tapi lebih dari itu sebenarnya yang ingin disampaikan tapi lebih ke arah apa yang jadi hikmah dibalik kata2 itu, yaitu kita dalam segala hal harus bisa lebih baik dari hari ini! Jadi intinya motifasi untuk terus maju, menjadi lebih baik. Salam kenal semua! Ditunggu kunjungannya!

    • oh gitu ya…main p4 juga ga? p3 susah banget dapetin “the world”..😦 kalo p4,cukup dapetin true ending…di p3 harus max all social link dalam first playthrough…hal yang paling memberatkan…😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s